Gigitan Semut Bikin Bang Jarwo Merengut | Adit & Sopo Jarwo

Bang Jarwo ikut membantu Pak Anas mencari cara agar pohon mangganya tidak terus dirusak oleh codot dan tupai. Saran datang dari Pak Haji: cari sarang semut rangrang karena semut itu bisa menjaga pohon dari hama. Bang Jarwo, yang semangat namun terburu-buru, langsung mengajak Adit, Denis, dan Ucup pergi ke hutan kota untuk mencarinya.

Anak-anak mencari bentuk sarang sesuai petunjuk: daun-daun yang menempel dan membungkus. Mereka menemukannya, dan Bang Jarwo—tanpa perlindungan apa pun—langsung mencoba mengambilnya. Benar saja, semut-semut rangrang keluar dan menggigit tangan Bang Jarwo bertubi-tubi. Ia pun meloncat-loncat menahan sakit, sementara anak-anak panik melihatnya.

Untungnya Pak Haji dan Bang Sopo datang membawa perlengkapan lengkap: sarung tangan, gunting, dan karung. Dengan tenang, Pak Haji mengambil sarang semut yang benar, memindahkannya dengan aman agar bisa ditempatkan di pohon mangga Pak Anas. Bang Jarwo hanya bisa meringis, sadar bahwa ia terlalu ceroboh.

Amanat: Sebelum melakukan sesuatu, persiapan yang benar itu penting agar tidak menyulitkan diri sendiri maupun orang lain.

Tinggalkan BalasanCancel reply