Di kebun, Pak Haji membuat lomba seru: setiap kelompok harus membuat mainan dari bahan alam. Bang Jarwo dan Bang Irin langsung bersaing. Bang Jarwo memilih membuat wayang dari daun singkong, sementara Bang Irin membuat kuda-kudaan dari pelepah pisang. Anak-anak membantu dengan penuh semangat—ada yang memetik daun, menggulung pelepah, hingga merangkai bentuk mainan.
Saat penilaian, hasil kedua kelompok sama-sama kreatif. Pak Haji memutuskan mereka berdua menjadi pemenang karena kerja keras dan kekompakan tim. Hadiah pun tak kalah menyenangkan: makan bakso sepuasnya dari Kang Ujang.
Cerita ini menegaskan bahwa persaingan yang sehat justru bisa mempererat hubungan dan membuat semua orang belajar bekerja sama.

