Suara Merdu Ucup Mengaji | Adit & Sopo Jarwo

Sore itu, suasana di musala Kampung Karet Berkah terasa tenang dan khusyuk. Suara merdu Ucup terdengar lantang membaca ayat suci Al-Qur’an, membuat semua jamaah, termasuk Adit dan Pak Haji, terharu mendengarnya. Setelah selesai, Pak Haji pun memberikan nasihat singkat bahwa sebagai makhluk Allah, kita hanya boleh memohon perlindungan dan pertolongan kepada-Nya semata.

Usai mengaji, Adit pamit pulang lebih dulu sementara Ucup masih membereskan perlengkapan di musala. Tak lama, seorang kakek datang mencari kacamata yang hilang. Tanpa pikir panjang, Ucup segera membantu mencarikan hingga akhirnya menemukan benda itu di dekat sajadah. Sang kakek pun berterima kasih, dan Ucup menjawab dengan senyum tulus.

Saat berjalan pulang, Ucup bertemu dengan ayahnya yang sedang mencarinya. Di perjalanan, Ucup menceritakan kejadian tadi dan berkata dengan polos, bahwa membantu orang lain itu bisa menambah pahala dan mendekatkan diri ke surga. Ucup juga mengungkapkan rindunya pada sang ibu yang telah tiada, berharap suatu saat bisa bertemu lagi di surga.

Mendengar itu, sang ayah terdiam haru lalu memeluk anaknya erat-erat. Malam itu, pelukan keduanya menjadi pengingat hangat bahwa ketaatan, kasih sayang, dan keikhlasan adalah jalan menuju kebahagiaan yang sesungguhnya.

Tinggalkan BalasanCancel reply