Suasana Kampung Karet Berkah mendadak ramai ketika sebuah ondel-ondel Betawi dititipkan kepada Pak Hansip. Ucup dan Kipli mendapat tugas menjaganya, tetapi rasa penasaran membuat mereka mencoba memainkan ondel-ondel tersebut. Tanpa sepengetahuan warga, keduanya mulai berjalan berkeliling menggunakan kostum ondel-ondel.
Ketika melihat ondel-ondel bergerak mendekat, Denis langsung ketakutan dan berusaha melarikan diri. Adit mencoba menenangkannya dengan menjelaskan bahwa ondel-ondel merupakan boneka tradisional Betawi yang digerakkan oleh manusia, bukan makhluk menyeramkan. Namun, keisengan Ucup dan Kipli justru membuat keadaan semakin kacau hingga bagian tangan ondel-ondel terlepas.
Setelah ketahuan, Ucup dan Kipli mengakui kesalahan mereka. Pak Haji mengingatkan pentingnya menjaga barang titipan dengan penuh tanggung jawab. Untungnya, kerusakan ondel-ondel masih bisa diperbaiki. Dalam cerita berikutnya, Ucup juga menunjukkan kejujurannya saat menemukan dompet Pak Anas dan membantu mengembalikannya kepada pemilik yang sah.
Amanat: Jangan menggunakan barang titipan tanpa izin, meskipun hanya karena penasaran. Kita juga perlu menghargai warisan budaya, berani mengakui kesalahan, dan selalu menjaga kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

