Hari itu, Ucup dan Kipli diminta Pak Sanip menjaga ondel-ondel yang dititipkan Bang Junet. Mereka diberi pesan jelas: “Jagain aja, jangan diapa-apain.” Tapi rasa penasaran Ucup tak terbendung. Ia ingin tahu rasanya jadi ondel-ondel seperti cerita ayahnya dulu.
Akhirnya, Ucup dan Kipli nekat masuk ke dalam kostum ondel-ondel dan berjalan keliling. Warga yang melihat malah kaget dan lari karena mengira ondel-ondel itu bergerak sendiri. Saat Adit dan Denis datang, rahasia pun terbongkar — Ucup dan Kipli jatuh terguling sambil ketawa malu.
Sayangnya, tangan ondel-ondel copot. Pak Sanip sempat kesal, tapi setelah mendengar alasan Ucup yang ingin mengenal budaya Betawi, ia pun memaafkan. Dengan bantuan warga, ondel-ondel diperbaiki kembali.
Dari kejadian itu, Ucup belajar bahwa rasa ingin tahu itu baik, tapi harus diiringi tanggung jawab dan kejujuran.

