Saat berkumpul sambil menikmati singkong goreng, Pak Haji kembali menghibur Adit, Adel, Bang Jarwo, dan teman-temannya dengan dongeng. Kali ini ceritanya tentang seekor singa yang ingin diakui sebagai raja hutan serta memiliki pengikut yang selalu melayaninya.
Dalam dongeng tersebut, tikus yang kurang berhati-hati hampir menjadi mangsa singa. Kancil berusaha menolong karena mereka bersahabat. Singa kemudian memberikan syarat agar dirinya diakui sebagai raja dan meminta mereka mencarikan makanan, tetapi makanan berupa buah serta biji-bijian tidak sesuai dengan keinginannya.
Ketika singa kembali mengancam tikus dan kancil, seekor gajah datang menolong. Gajah digambarkan memiliki kekuatan, kecerdasan, kebijaksanaan, dan sifat suka menolong, sehingga menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar soal kekuasaan.
Amanat: Pemimpin yang baik tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Kekuatan sejati harus disertai kebijaksanaan, kepedulian, dan kemauan untuk menolong sesama.

