Adit berpamitan pergi ke hutan kota untuk mencari jenis daun sebagai tugas sekolah. Sebelum berangkat, Bang Jarwo sempat menceritakan pengalaman seramnya saat tersesat di sana, lengkap dengan suasana mendung dan suara misterius yang membuat merinding. Cerita itu ternyata membekas di pikiran Adit. Saat berada di dalam hutan kota dan hujan mulai turun, Adit benar-benar kehilangan arah dan ketakutan sendirian.
Menyadari Adit tak kunjung pulang, Bang Jarwo dan Sopo segera menyusul. Mereka akhirnya menemukan Adit dalam keadaan lemas dan panik. Bang Jarwo pun menyesal karena cerita berlebihan yang membuat Adit semakin takut. Ia meminta maaf dan berjanji tidak akan sembarang menakut-nakuti lagi. Ucapan yang berlebihan bisa berdampak besar, karena itu bijaklah dalam berbicara dan bertanggung jawab atas kata-kata sendiri.

