Dennis bersama Adit, Adel, Ucup, dan teman-temannya bermain kereta api. Dennis mendapat giliran menjadi masinis dan membayangkan membawa para penumpang melewati Monas hingga Stasiun Gambir. Permainan semakin seru ketika kereta seolah melaju kencang dan sulit dikendalikan.
Dennis mulai panik saat membayangkan rangkaian keretanya terputus dan terus melaju. Setelah sadar, ia memilih menjadi penumpang, sementara Adel bergantian menjadi masinis. Bang Jarwo juga mengingatkan mereka agar tidak bermain di jalan karena berbahaya.
Bermain bersama memang menyenangkan, tetapi keselamatan harus selalu diutamakan. Adit dan teman-teman akhirnya melanjutkan permainan kereta api di lapangan yang lebih aman.

