Saat membantu Babacang yang sedang sakit, Bang Jarwo dan Sopo justru tercebur ke kubangan karena motor yang mereka bawa tergelincir. Adit dan Denis segera mencari kayu untuk menarik mereka keluar. Setelah perjuangan cukup berat, keduanya berhasil diselamatkan—namun motor mengalami kerusakan parah. Biaya perbaikan yang diperkirakan mencapai jutaan membuat Bang Jarwo makin tertekan.
Melihat wajahnya yang murung, Adit, Denis, dan Ucup menawarkan bantuan semampu mereka. Ada yang memberi tabungan, ada yang berjanji meminta bantuan ayahnya. Sikap tulus itu membuat Bang Jarwo sangat terharu.
Cerita ini menegaskan bahwa pertolongan kecil dari orang-orang yang peduli mampu menguatkan hati saat masalah terasa terlalu berat.

