Bang Jarwo mendapat amanah menjaga keamanan Kampung Karet Berkah saat Pak Haji sedang pulang kampung. Setelah melihat seseorang berada di dekat pohon mangga Pak Anas, Bang Jarwo langsung mengajak Adit dan Bang Sopo menyusun rencana untuk menangkap pencuri. Dengan penuh semangat, mereka berjaga di beberapa titik agar pelaku tidak berhasil kabur.
Rencana tersebut ternyata berujung salah paham. Orang yang dicurigai bukan pencuri, melainkan pembeli mangga yang memang sudah mendapat izin dari Pak Anas. Menyadari kesalahannya, Bang Jarwo segera meminta maaf dan bersama Adit serta Bang Sopo membantu memanen mangga. Amanat: Sikap waspada memang penting, tetapi setiap tuduhan harus dipastikan kebenarannya agar tidak merugikan orang lain.

