Suasana pagi di rumah Bunda terasa ramai ketika Adit, Denis, Ucup, dan Bang Sopo datang membawa daun kelapa untuk membuat ketupat. Adel ikut senang karena ia mendapat satu ketupat kecil buatan Devi. Bunda meminta bantuan untuk menurunkan daun kelapa sekaligus membuatkan ketupat karena ia harus menyiapkan sayur godok di dapur. Bang Jarwo awalnya ingin membantu, tapi ia teringat harus mengantar barang ke bengkel, sementara Ucup dengan percaya diri mengatakan ia pernah diajari ayah membuat ketupat.
Anak-anak mulai membuat ketupat sambil bergurau. Adit dan Denis berusaha menganyam meski hasilnya masih miring. Bang Sopo ikut mendampingi, tapi Ucup mulai lupa langkah-langkahnya. Untung Pak Sanif datang dan menunjukkan cara menganyam ketupat dengan lebih cepat. Semua kembali bersemangat. Ketika ketupat sudah jadi, lima dan Devi mengisinya dengan beras sebanyak sepertiga bagian sebelum direbus lama.
Sambil menunggu ketupat matang, anak-anak bermain permainan kecil buatan Pak Sanif dari sisa-sisa daun. Suasana penuh tawa hingga akhirnya ketupat siap dinikmati bersama sayur Bunda.
Amanat: gotong royong membuat pekerjaan sulit terasa ringan, dan ilmu sederhana seperti membuat ketupat pun penting untuk diteruskan agar tidak mudah dilupakan.

