Adit berjanji membantu persiapan pawai bedug bersama Denis, Ucup, dan Kipli. Namun, sebelum berangkat ia harus lebih dulu membantu Bunda membereskan rumah dan menjaga Adel sehingga datang terlambat ke lapangan. Teman-temannya sempat kecewa karena sudah menunggu cukup lama.
Setelah bertemu, Adit langsung meminta maaf atas keterlambatannya. Denis, Ucup, dan Kipli pun memaafkan Adit, lalu mereka kembali bekerja sama menyiapkan perlengkapan pawai bedug. Berkat kekompakan dan saling pengertian, acara malam hari dapat berlangsung dengan meriah.
Amanat: Menepati janji adalah sikap yang baik, tetapi jika melakukan kesalahan, beranilah meminta maaf dan saling memaafkan agar kebersamaan tetap terjaga.

