Adit dan Denis pergi ke hutan kota untuk mencari daun tapak liman sebagai bahan tugas sekolah membuat herbarium. Agar tidak tersesat, mereka menandai jalan dengan remah roti. Namun saat hendak pulang, jejak itu hilang sehingga keduanya panik dan mengira ada monster yang mendekat dari balik semak-semak.
Ketegangan berubah menjadi tawa ketika “monster” itu ternyata adalah Ucup yang sedang bermain di hutan karena ayahnya bertugas di sana. Ucup juga mengingatkan Adit dan Denis agar tidak membuang sampah sembarangan serta selalu menjaga kebersihan lingkungan. Episode ini mengajarkan pentingnya berani menghadapi rasa takut, menjaga alam, dan tidak mudah berprasangka sebelum mengetahui kenyataan yang sebenarnya.

