Kak Mei terlihat murung karena tugas kuliah manajemen yang mengharuskannya mencari data analisis multivariat. Bang Jarwo dan Sopo diminta menghibur, lalu berbagai cara dicoba. Denis membacakan puisi, Ucup menawarkan doa, namun senyum Kak Mei belum kembali. Sementara itu, Adit dan Sopo memilih mencari cara berbeda tanpa banyak bicara.
Ternyata Adit menemukan data yang dibutuhkan Kak Mei untuk menyelesaikan tugasnya. Dari situlah Kak Mei kembali ceria. Bang Jarwo menyadari bahwa setiap orang punya cara berbeda untuk membantu. Menghibur bukan selalu soal candaan, tetapi tentang memahami kebutuhan dan memberi solusi yang tepat.

